Kamis, 15 Desember 2022

Materi IPS kelas 5 tema 5 (Ekosistem) dengan  pokok pembahasan “Letak dan Batas Wilayah Indonesia”

 


Kali ini kita akan mempelajari Materi IPS Kelas 5 Tema 5 dengan kajian “Letak dan Batas Wilayah Indonesia”. Dengan  memahami materi ini, diharapkan siswa dapat mengetahui tentang Letak dan Batas Wilayah Negara Indonesia.  Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

 

Letak Negara Indonesia :

1)        Letak geografis : letak suatu daerah yang dilihat dari kenyataannya di bumi.

Indonesia terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia, dan dikelilingi dua samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia terletak di benua Asia, tepatnya Asia Tenggara.

2)        Letak astronomis : letak suatu daerah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur.

Garis lintang : garis-garis yang melingkari atau mengelilingi permukaan Bumi secara melintang.

Garis bujur : garis yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Garis bujur bentuknya vertikal. Indonesia terletak antara 60 LU – 110 LS dan 950 BT – 1410 BT. Indonesia dilalui garis khatulistiwa sehingga memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau, serta satu iklim yaitu iklim tropis.

·         Wilayah paling utara Indonesia: Pulau Miangas. Wilayah paling selatan Indonesia: Pulau Rote.

·         Wilayah paling Barat Indonesia: Pulau Weh. Wilayah paling timur Indonesia: Kota Merauke.

Batas wilayah Indonesia

·         Utara     : Malaysia, Singapura, Filipina

·         Selatan : Australia, Timor Leste

·         Barat     : Samudra Hindia

·         Timur     : Papua Nugini dan Samudra Pasifik

Wilayah Indonesia sangat strategis (berada pada posisi silang), memiliki keuntungan berdasarkan letak geografis:

a.       Posisi silang dua benua dan dua samudera membuat Indonesia berada di jalur lalu lintas internasional

b.      Indonesia kaya budaya, suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat

c.       Kaya hasil laut seperti ikan, kerang, minyak bumi

d.      Indonesia beriklim tropis sehingga memiliki hutan luas dan lebat yang kaya berbagai jenis tumbuhan dan hewan

e.       Kaya peradaban dunia: kebudayaan Islam, Hindu, Budha, Kristen dll.

Sebutan Negara Indonesia Berdasarkan letak Indonesia, maka Indonesia dikenal dengan berbagai sebutan di antaranya:

1.      Nusantara        : Sebutan Indonesia pada zaman dahulu

2.      Kepulauan       : Wilayah Indonesia yang tersusun atas pulau-pulau (dari Sabang hingga Merauke)

3.     Negara Maritim : Wilayah Indonesia sebagian besar terdiri atas lautan/ perairan. Luas lautan lebih besar dibandingkan dengan luas daratan. Oleh karena itu, penduduk Indonesia banyak memanfaatkan sumber daya kelautan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

4.     Negara Agraris : Negara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yang mengolah lahan pertanian. Mata pencaharian yang paling banyak di Indonesia di bidang pertanian sehingga kehidupan rakyat bergantung pada hasil pertanian.

5.   Zamrud Khatulistiwa : Negara Indonesia dilalui garis khatulistiwa dan terdapat hutan tropis yang ditumbuhi banyak tumbuhan.

Pengaruh Letak Indonesia di Bidang Sosial

·        Indonesia memiliki banyak gunung api yang menyebabkan tanah di Indonesia subur dan mudah ditanami tanaman pangan. Sebagian besar memanfaatkan setiap musimnya untuk menanam dan memelihara tanaman.

Salah satu contohnya adalah Subak di Bali.

Subak merupakan kelompok petani di Bali yang memanfaatkan sistem irigasi/ pengairan sawah bersama. Melalui Subak, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan untuk menanam tetapi adanya gotong royong dan keadilan bagi semua orang.

·      Kenampakan alam yang ada di Indonesia mempengaruhi cara masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kehidupannya. Cara hidup masyarakat ini yang membentuk kebudayaan di setiap kelompok masyarakat.

Kebudayaan masyarakat menyesuaikan dengan lingkungan masyarakat tersebut tinggal. Contohnya masyarakat suku Tengger yang hidup di sekitar Gunung Bromo. Mereka hidup melalui kegiatan pertanian maupun perkebunan karena berada di wilayah yang baik untuk pertanian sayur maupun perkebunan teh. Setiap hasil panen mereka akan dipersembahkan sebagai rasa syukur. Upacara tersebut dikenal dengan Upacara Kasodo. Melalui upacara tersebut, masyarakat berkumpul untuk saling berbagi.

Pengaruh Letak Indonesia di Bidang Ekonomi

·        Letak Indonesia sangat strategis berada di tengah-tengah jalur perdagangan karena letaknya diantara dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik serta dua benua yaitu Asia dan Australia.

·        Indonesia selalu dilalui oleh kapal-kapal yang membawa komoditas/ barang-barang perdagangan dari satu negara ke negara yang lain.

·        Indonesia yang memiliki potensi laut yang sangat besar, merupakan penghasil terbesar produk rumput laut dan tuna.

·         Indonesia merupakan penghasil terbesar kedua setelah Cina untuk kepiting dan udang.

·       Selain itu, Indonesia menyimpan potensi 70% minyak karena Indonesia terdapat 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia.

·         Indonesia sejak dahulu terkenal sebagai penghasil rempah-rempah.

·         Banyak hasil pertanian maupun perkebunan yang menjadi komoditas ekspor.

·       Olahan hasil pertanian maupun perkebunan juga banyak yang kemudian menjadi  komoditas ekspor yang akhirnya membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

·       Semua potensi maritim maupun agraris di Indonesia berguna bagi kemakmuran dan  kesejahteraan rakyat Indonesia.

·         Sebagai negara kepulauan, Indonesia juga memiliki tantangan.

·         Sistem komunikasi dan transportasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan perekonomian.

·         Jaringan komunikasi memudahkan masyarakat dalam berbagai transaksi ekonomi.

·       Sistem transportasi yang baik dan merata sangat membantu dalam sistem pendistribusian barang maupun jasa.

 

Demikianlah Materi IPS Kelas 5 Tema 5 “Letak dan Batas Wilayah Indonesia” yang dapat saya sampaikan melalui tulisan di blog ini.

Semoga ilmunya dapat bermanfaat.

 

 

~ Selamat belajar dan terus tingkatkan prestasinya. ~

 

Materi Bahasa Indonesia Kelas 5 Tema 5 (Ekosistem) Dengan  Pokok Pembahasan “Teks Fiksi Dan Nonfiksi

 

Kali ini kita akan mempelajari Materi IPS Kelas 5 Tema 5 dengan kajian “Teks Fiksi dan Nonfiksi”. Dengan  memahami materi ini, diharapkan siswa dapat mengetahui tentang apa itu Teks Fiksi dan Nonfiksi.  Yuk simak penjelasannya di bawah ini.



Teks Fiksi dan Nonfiksi

A.      Teks Fiksi

Fiksi atau fantasi adalah khayalan, lamunan, yang merupakan produk imajinasi penyajian objek atau peristiwa yang mungkin atau tidak mungkin ada dalam kenyataan. Cerita fiksi biasanya menggambarkan dunia yang tidak nyata dan terkadang kurang bisa diterima akal.

Contoh cerita fiksi adalah dongeng dan cerita rakyat.

1)      Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa.

Jenis-jenis cerita rakyat:

a.       Fabel (cerita binatang) adalah cerita rakyat yang tokohnya binatang dengan peran layaknya manusia. Misalnya : Kancil dan Siput, Kancil yang Cerdik, Kerbau Dungu dan Ular, dll.

b.      Legenda adalah cerita rakyat yang dikaitkan asal usul terjadinya suatu tempat. Misalnya : Danau Toba, Tangkuban Perahu, Legenda Candi Prambanan, dll.

c.       Mite adalah cerita rakyat yang isinya tentang dewa-dewi atau bersifat sacral, di  anggap suci, banyak mengandung hal-hal gaib. Umumnya ditokohi oleh dewa.  Misalnya : Nyi Roro Kidul, Dewi Sri, dll.

d.      Sage adalah cerita rakyat yang mengandung unsur sejarah dan bercampur fantasi rakyat.

Ciri-ciri Sage:

·         Cerita yang berkaitan dengan sejarah yang terjadi di masa lampau.

·         Ceritanya bertema heroic seperti keberanian, kepajlawanan atau bahkan

·         kesaktian dari si tokoh yang di ceritakan.

Misalnya : Damarwulan, Ciung Winara, Arya Penangsang, Jaka Tingkir dll.

e.       Epos adalah cerita rakyat yang tentang kepahlawanan. Misalnya : Ramayana, Mahabarata, Si Pitung, dll.

f.       Jenaka adalah cerita rakyat yang menceritakan tentang kebodohan atau sesuatu yang lucu yang fungsinya menghibur hati seseorang. Misalnya : Pak Pandir, Pak Belalang, Kabayan, dll.

B.       Teks Nonfiksi

Teks nonfiksi merupakan cerita yang berdasarkan kenyataan. Teks cerita sejarah adalah sebuah teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai sejarah. Contok teks sejarah fiksi : novel, cerpen, legenda, roman

Contoh teks sejarah non fiksi adalah:

a.       Cerita perjalanan: berisi cerita sejarah yang menceritakan sebuah perjalanan.

b.      Catatan sejarah : Kejadian atau peristiwa masa lalu yang memiliki nilai historis tersendiri.

c.       Biografi : kisah tentang hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Contohnya : Buku berjudul Jokowi, Sprit Bantaran Kali Anyar; Soekarno, Bapak Bangsa; dan Chairul Tanjung, Si Anak Singkong. Biasanya tokoh akan dituliskan/ diceritakan dengan penulisan namanya atau “Dia”.

d.      Autobiografi : kisah tentang hidup seseorang yang diceritakan oleh dirinya sendiri. Contohnya : Daftar Riwayat Hidup. Biasanya tokoh akan menuliskan dirinya dengan kata “Aku” atau “Saya”.

 

 

Demikianlah Materi IPS Kelas 5 Tema 5 dengan kajian “Teks Fiksi dan Nonfiksi” yang dapat saya sampaikan melalui tulisan di blog ini.

Semoga ilmunya dapat bermanfaat.

 

 

~ Selamat belajar dan terus tingkatkan prestasinya. ~

Materi IPS kelas 5 tema 5 ( Ekosistem) dengan   pokok pembahasan “ Letak dan Batas Wilayah Indonesia”   Kali ini kita akan mempelajar...