Kamis, 29 September 2022

Materi Pendidikan Kewarganegaraan (Ppkn) Kelas 1 SD

AKU CINTA PANCASILA


A.      Pengertian dan Bunyi Pancasila

Pancasila berasal dari dua bahasa sansekerta yaitu “Panca dan Sila”. kata Panca artinya lima dan Sila artinya dasar/sendi atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Jadi Pancasila adalah lima dasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.

Bunyi kelima sila-sila Pancasila adalah sebagai berikut: 

  1.  Ketuhanan Yang Maha Esa  
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab  
  3. Persatuan Indonesia 
  4. Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan  
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

B.       Makna Warna Pada Simbol Garuda Pancasila

  • Warna kuning digunakan sebagai warna Garuda Pancasila, untuk warna bintang, rantai, padi dan kapas.
  • Warna hitam menjadi warna kepala banteng yang terdapat di lambang Garuda Pancasila. Warna hitam  digunakan juga untuk warna perisai tengah latar belakang bintang, juga untuk mewarnai garis datar tengah perisai. Warna hitam juga dipakai sebagai warna tulisan untuk semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
  • Warna merah digunakan untuk warna perisai kiri atas dan kanan bawah yang terdapat pada lambang  Garuda Pancasila.
  • Warna hijau digunakan sebagai warna pada simbol pohon beringin.
  • Warna putih digunakan untuk warna perisai kiri bawah dan kanan atas. Warna putih juga diberi pada pita yang dicengkeram oleh burung Garuda Pancasila.

 

C.       Makna Filosofis Gambar Garuda Pancasila


Garuda Pancasila mempunyai perisai yang melambangkan perjuangan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan. Di dalam perisai terdapat garis hitam tebal yang melambangkan negara merdeka dan berdaulat yang dilintasi garis khatulistiwa.

Garuda Pancasila terdiri atas tiga komponen utama, yaitu burung garuda, perisai dan pita putih. Jumlah bulu pada sayap Garuda sebanyak 17, bulu di ekor berjumlah 8, bulu di pangkal ekor berjumlah 19 dan bulu di leher berjumlah 45. Dan bulu-bulu tersebut mengandung makna jika digabungkan menjadi 17 (tujuh belas) 8 (delapan) dan 1945 (sembilan belas empat lima) yang menggambarkan waktu kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, yaitu 17 Agustus 1945.

Berikut penjelasan dari makna gambar garuda pancasila :

  • Garuda digunakan sebagai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.
  • Warna kuning keemasan pada burung garuda melambangkan keagungan.
  • Jumlah paruh, sayap, ekor, dan cakar mewujudkan lambang tenaga pembangunan. Sayap yang masing-masing berbulu 17, ekor berbulu 8, pangkal ekor berbulu 19, dan leher berbulu 45 melambangkan tanggal 17 Agustus 1945 yang merupakan waktu bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bangsa yang merdeka.
  • Kaki Garuda mencengkeram pita yang di dalamnya terdapat tulisan Bhinneka Tunggal Ika. Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Semboyan ini digunakan menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

D.      Makna Dari Setiap Simbol Sila Pancasila

Sekarang kita cermati kembali gambar lambang negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila terutama pada bagian dada dimana terdapat perisai yang didalamnya terdapat lima simbol gambar. Kelima lima gambar di dalamnya yaitu gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas. Masing-masing simbol gambar tersebut tentu memiliki makna. Untuk mengetahui hal tersebut, mari kita pelajari uraian di bawah ini:

1)      Simbol Gambar Bintang Tunggal



Makna bunyi Sila Ke-1, Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan perisai hitam dengan sebuah bintang emas berkepala lima (bersudut lima), bintang emas sendiri dapat diartikan sebagai sebuah cahaya seperti layaknya Tuhan yang menjadi cahaya kerohanian bagi setiap manusia.

Hal ini mengandung maksud bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius yaitu bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

 

2)      Smbol Gambar Rantai Emas



Makna bunyi Sila Ke-2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan gambar rantai yang disusun atas gelang-gelang kecil ini menandakan hubungan manusia satu sama lain yang saling membantu, gelang yang persegi menggambarkan pria sedangkan gelang yang lingkaran menggambarkan wanita.

Rantai/gelang yang berjumlah 17 ini saling sambung menyambung dan tidak terputus, ini melambangkan generasi penerus yang turun temurun.

 

3)      Simbol Gambar Pohon Beringin



Makna bunyi Sila Ke-3, Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin (Ficus benjamina) di bagian kiri atas perisai berlatar putih, pohon beringin merupakan sebuah pohon Indonesia yang berakar tunjang–sebuah akar tunggal panjang yang menunjang pohon yang besar ini dengan tumbuh sangat dalam ke dalam tanah. Hal ini mencerminkan kesatuan dan persatuan Indonesia. Pohon beringin juga mempunyai banyak akar yang menggelantung dari ranting-rantingnya. Ini mencerminkan Indonesia sebagai negara kesatuan namun memiliki berbagai latar belakang budaya yang berbeda-beda.

 

4)      Simbol Gambar Kepala Banteng



Makna bunyi Sila Ke-4, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Simbol gambar kepala banteng terletak di sebelah atas gambar bintang. Lembu liar atau banteng merupakan binatang sosial yang suka berkumpul, sama halnya dengan manusia di mana dalam pengambilan keputusan harus dilakukan secara musyawarah salah satunya dengan cara berkumpul untuk mendiskusikan sesuatu.

 

5)      Simbol Gambar Padi dan Kapas



Makna bunyi Sila Ke-5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan padi dan kapas di bagian kanan bawah perisai yang berlatar putih. Kapas dan padi (mencerminkan pangan dan sandang) merupakan kebutuhan pokok semua masyarakat Indonesia tanpa melihat status maupun kedudukannya. Ini mencerminkan persamaan sosial di mana tidak adanya kesenjangan sosial antara satu dan yang lainnya, tapi hal ini (persamaan sosial) bukan berarti bahwa Indonesia memakai ideologi komunisme. Jadi Simbol gambar padi dan kapas melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.

 

E.       Contoh Perilaku Yang Mencerminkan Nilai Pancasila

1)     Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung nilai ketuhanan meliputi iman, takwa, syukur dan memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada semua pemeluk agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk berkembang di Indonesia.

Contohnya :

  • Menghargai teman yang berbeda agama 
  • Menjalankan perintah sesuai agama masing-masing 
  • Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2)    Sila kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengandung nilai kesamaan derajat, kewajiban, hak, cinta-mencintai, hormat-menghormati, keberanian membela kebenaran dan keadilan, toleransi, serta gotong royong.

Contohnya :

  • Melakukan kewajiban sebagai pelajar 
  • Tenggang rasa atau Menolong teman yang mengalami kesulitan 
  • Melakukan kegiatan kemanusiaan, seperti membantu korban bencana alam, mejenguk teman  yang sakit, dll

     3)   Sila Persatuan Indonesia dalam masyarakat Indonesia yang majemuk mengandung nilai persatuan bangsa dan kesatuan wilayah sebagai pengikat yang menjamin keutuhan nasional atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Nilai ini menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sebaliknya kepentingan pribadi dan golongan diserasikan dalam rangka kepentingan bangsa dan negara.

Contohnya :

  • Rela berkorban untuk Tanah Air Bangsa 
  • Menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari 
  • Mencintai produk dalam negeri
4)   Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mempunyai nilai kerakyatan sebagaimana kedaulatan negara ada di tangan rakyat dan keputusan bersama merupakan hikmat kebijaksanaan harus dihargai bersama.

Contohnya :

  • Menghargai pendapat orang lain 
  • Menerima keputusan hasil musyawarah 
  • Mengutamakan kepentingan berssama daripada kepentingan pribadi
5)    Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengandung nilai keadilan, keseimbangan antara hak dan kewajiban, menghargai hak orang lain, gotong royong, dan kerja keras untuk mewujudkan kemajuan yang adil dan merata.

Contohnya :

  • Megikuti kerja bakti di sekolah atau lingkungan masyarakat 
  • Tidak bergaya hidup mewah dan boros 
  • Menjunjung semangat kekeluargaan dan gotong royong

Materi IPS kelas 5 tema 5 ( Ekosistem) dengan   pokok pembahasan “ Letak dan Batas Wilayah Indonesia”   Kali ini kita akan mempelajar...